Selamat Datang di Website
Papua Barat Sehat (PBS)
Papua Barat Sehat (PBS) adalah program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat (2025-2029) yang bertujuan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui peluncuran Kartu Papua Barat Sehat. Kartu ini melengkapi BPJS Kesehatan untuk membiayai item layanan kesehatan khusus yang belum terakomodasi, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP).
Tentang PBS
Papua Barat Sehat (PBS)
Pembangunan kesehatan di Provinsi Papua Barat merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Masyarakat Orang Asli Papua (OAP) memiliki hak untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan yang adil, bermutu, dan sesuai dengan kebutuhan lokal, termasuk bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil, tertinggal, dan sulit dijangkau.
Dalam pelaksanaannya, masih terdapat kesenjangan dalam akses dan pembiayaan pelayanan kesehatan bagi OAP, terutama bagi mereka yang tidak sepenuhnya terjamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun program jaminan lainnya. Kondisi geografis, sosial, dan ekonomi yang beragam menuntut adanya kebijakan afirmatif dari Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat OAP.
Sebagai wujud komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, maka diluncurkan Program Papua Barat Sehat (PBS). Program ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Otonomi Khusus Papua Barat di bidang kesehatan, dengan tujuan memberikan perlindungan dan pembiayaan pelayanan kesehatan bagi Orang Asli Papua yang belum terlayani secara optimal oleh sistem jaminan kesehatan nasional.
Tujuan Umum
Sebagai petunjuk teknis bagi pelaksanaan Peraturan Gubernur Papua Barat Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan.
Satu
Menyediakan pembiayaan pelayanan kesehatan yang tidak tercover oleh BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan lainnya.
Dua
Memastikan Orang Asli Papua (OAP) memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
Tiga
Memberikan perlindungan finansial dari resiko biaya kesehatan bagi OAP.
Empat
Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat keterbatasan akses pembiayaan.
Lima
Meningkatkan derajat kesehatan OAP sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup.
Dokumen
Detail
Pertama
Pasien berobat di RS di wilayah Kabupaten.
Kedua
Jika memerlukan perawatan lanjutan, dirujuk ke RSUD Provinsi Papua Barat atau RS lainnya di wilayah Provinsi Papua Barat yang bekerjasama dengan BPJS sesuai kompetensi layanan Rumah Sakit.
Ketiga
Apabila layanan tidak tersedia, RSUD Provinsi / RS Lainnya merujuk pasien ke RS Luar Daerah yang bekerjasama dengan BPJS.
Keempat
Pasien dirujuk sesuai indikasi medis, tidak atas permintaan sendiri (pasien/keluarga pasien).
RSUD Provinsi Papua Barat
Kab. Manokwari
Kab. Manokwari
RSUD Manokwari
Kab. Manokwari
Kab. Manokwari
RS Tk. IV J.A. Dimara
Kab. Manokwari
Kab. Manokwari
RSAL dr. Azhar Zahir
Kab. Manokwari
Kab. Manokwari
RS Bhayangkara
Kab. Manokwari
Kab. Manokwari
RSUD Elia Waran
Kab. Manokwari Selatan
Kab. Manokwari Selatan
RSUD Dr. Alberth H. Torey
Kab. Teluk Wondama
Kab. Teluk Wondama
RSUD Teluk Bintuni
Kab. Teluk Bintuni
Kab. Teluk Bintuni
RSUD Fakfak
Kab. Fakfak
Kab. Fakfak
RSUD Kaimana
Kab. Kaimana
Kab. Kaimana
Status
Pasien Baru
Terverifikasi
Dirujuk
Kembali
Selesai
Pasien PBS Meninggal : 0 Pasien
Status
Pasien Baru
Terverifikasi
Pembayaran
Selesai
Detail
Program Papua Barat Sehat (PBS) tidak hanya membiayai pasien rujukan PBS saja, tetapi pasien klaim PBS juga dibiayai oleh PBS tentunya dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Klaim PBS dengan total 22 pasien dan Rujukan PBS dengan total 82 pasien.
Perbandingan data per bulan tahun 2025 dapat dilihat pada grafik, dari bulan januari-desember memiliki jumlah pasien PBS yang bervariatif tidak selalu sama. Dengan rincian total pasien PBS tahun 2025 adalah Klaim PBS total 0 pasien dan Rujukan PBS total 0 pasien.
Perbandingan data per bulan tahun (berjalan) 2026 dapat dilihat pada grafik, sampai dengan bulan Juli memiliki jumlah pasien PBS yang bervariatif tidak selalu sama. Dengan rincian total pasien PBS tahun berjalan adalah Klaim PBS total 22 pasien dan Rujukan PBS total 82 pasien.
Total biaya dari pasien PBS Rujukan dan Klaim adalah sebesar
Rp 402.311.851,00
( *Terbilang :
Empat Ratus Dua Juta Tiga Ratus Sebelas Ribu Delapan Ratus Lima Puluh Satu Rupiah
)
Detail
Data pasien rujukan PBS sampai hari ini 26-07-2026 adalah 82 pasien. Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat terus berupaya melakukan pendataan pasien PBS secara berkala untuk memastikan setiap pasien PBS mendapat manfaat dari program Papua Barat Sehat (PBS) yang telah dimulai sejak tahun 2025.
Berdasarkan persentase status pasien rujukan PBS, pada grafik dapat dilihat perbandingan tiap status yang masih bervariatif menandakan pasien rujukan PBS masih dalam penanganan baik yang masih dirujuk maupun yang sudah pulang, sedangkan untuk pasien rujukan PBS yang telah selesai sebanyak 0,00%
Dokter di rumah sakit merupakan garda terdepan dalam penanganan pertama pasien PBS, pasien rujukan PBS terdata berdasarkan rumah sakit asal. Dengan sampai saat ini total pasien rujukan PBS sekarang adalah 82 pasien dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Rumah sakit rujukan merupakan rumah sakit yang menjadi tujuan dari pasien rujukan PBS untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. Dengan sampai saat ini total pasien rujukan PBS sekarang adalah 82 pasien dan akan terus bertambah rujukannya seiring berjalannya waktu.
Dari data grafik menunjukkan diagnosa penyakit rujukan PBS paling banyak adalah N20 Calculus of kidney and ureter tentunya ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk dapat meningkatkan lagi fasilitas kesehatan di provinsi papua barat dan untuk masyarakat agar selalu menjaga kesehatan.
Total rincian biaya pasien rujukan PBS adalah
Rp 402.311.851,00
Total biaya tiket pergi Rp 181.766.931,00
Total biaya tiket pulang Rp 4.044.920,00
Total biaya lump sum Rp 215.300.000,00
Total biaya pelayanan Rp 1.200.000,00
Total biaya perjadin nakes Rp 0,00
Pasien rujukan PBS perempuan berjumlah 34 pasien sedangkan laki-laki berjumlah 47 pasien. Kemudian terdapat juga data berdasarkan usia dimana dapat terlihat pada grafik usia mana yang paling rentan dan sering mendapatkan manfaat dari program Papua Barat Sehat (PBS).
Detail
Data pasien klaim PBS sampai hari ini 26-07-2026 adalah 22 pasien. Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat terus berupaya melakukan pendataan pasien PBS secara berkala untuk memastikan setiap pasien PBS mendapat manfaat dari program Papua Barat Sehat (PBS) yang telah dimulai sejak tahun 2025.
Berdasarkan persentase status pasien klaim PBS, pada grafik dapat dilihat perbandingan tiap status yang masih bervariatif menandakan pasien klaim PBS masih dalam penanganan untuk pencairan biaya klaim pasien PBS. Untuk pasien klaim PBS yang telah selesai sebanyak 0,00%
Dokter di rumah sakit merupakan garda terdepan dalam penanganan pertama pasien PBS, pasien klaim PBS terdata berdasarkan rumah sakit. Dengan sampai saat ini total pasien klaim PBS sekarang adalah 22 pasien dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Dari data grafik menunjukkan diagnosa penyakit klaim PBS paling banyak adalah Z48.0 Attention to surgical dressings and sutures tentunya ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk dapat meningkatkan lagi fasilitas kesehatan di provinsi papua barat dan untuk masyarakat agar selalu menjaga kesehatan.
Total rincian biaya pasien klaim PBS sebagai berikut
Total klaim Rp 45.949.426,00
Total klaim dibayarkan Rp 0,00
Pasien PBS perempuan berjumlah 5 pasien sedangkan laki-laki berjumlah 16 pasien. Kemudian terdapat juga data berdasarkan usia dimana dapat terlihat pada grafik usia mana yang paling rentan dan sering mendapatkan manfaat dari program Papua Barat Sehat (PBS).
Video
FAQ
Apa itu Papua Barat Sehat (PBS) ?
Papua Barat Sehat adalah program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat (2025-2029) yang bertujuan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui peluncuran Kartu Papua Barat Sehat. Kartu ini melengkapi BPJS Kesehatan untuk membiayai item layanan kesehatan khusus yang belum terakomodasi, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP).
Siapa saja yang bisa dibantu Papua Barat Sehat (PBS) ?
Orang asli papua, memiliki KTP/KK domisili papua barat & diprioritaskan bagi OAP yang tidak mampu.
Apa saja yang bisa dibantu Papua Barat Sehat (PBS) ?
Pelayanan kesehatan, tindakan medis, rawat inap, pelayanan kesehatan yang tidak dijamin BPJS dan jaminan kesehatan lainnya & dilaksanakan berdasarkan rujukan dan indikasi medis.
Bagaimana cara mendaftar sebagai pasien PBS ?
Datang berobat ke rumah sakit dan puskesmas dengan membawa KTP/KK domisili papua barat, setelah itu ikuti alur rujukan pelayanan kesehatan. (kecuali kasus emergency).
Apakah PBS menggantikan BPJS Kesehatan ?
Tidak!! PBS tidak menggantikan BPJS Kesehatan, melainkan membantu pelayanan kesehatan tertentu yang tidak atau belum dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan dan petunjuk teknis PBS yang berlaku.
Apakah boleh membawa semua keluarga jika pasien PBS harus dirujuk keluar daerah provinsi Papua Barat ?
Tidak Boleh!! PBS hanya memperbolehkan pasien PBS yang dirujuk untuk dapat didampingi maksimal 1 orang pendamping saja. Tetapi, dalam kasus tertentu PBS dapat memperbolehkan maksimal 2 orang pendamping, dengan catatan pasien PBS adalah balita dan/atau pasien PBS dalam kondisi kritis/butuh bantuan lebih dari 1 orang pendamping.
: Kaka ko sudah baca info dari website PBS kah belom? biar kaka dong juga tau PBS itu apa sebenarnya. Kemarin ada tanya-tanya ade baru, kaka pergi baca sudah ini.
: Ohh sekarang sa paham, ternyata PBS itu program pemerintah provinsi Papua Barat toh. Sa baru tau ee sekarang kalo tong OAP tra mampu dan berobat di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,
pemerintah akan tanggung tong punya biaya berobat. Bahkan sampe bisa dirujuk keluar daerah kalo fasilitas rumah sakit belom memadai di provinsi Papua Barat.
Keren eee...
